Sebagian besar dari kita mungkin sudah pernah mendengar istilah bunga
tujuh rupa. Akan tetapi lebih dari itu, tahukah Anda misteri bunga tujuh
rupa? Jika penasaran, simak ulasannya di bawah ini yang membahas
misteri tersebut secara ringkas namun tetap lengkap.
Seluk Beluk Misteri Bunga Tujuh Rupa
Proses pemandian bunga tujuh rupa ini bisa dibilang budaya Indonesia
yang sangat melekat, bahkan penemuan mobil ESEMKA milik anak dalam
negeri pernah dimandikan bunga tujuh rupa dahulu sebelum uji emisi.
Tujuannya adalah agar produk tersebut bisa senantiasa bebas dari bencana
dan tujuan utama yaitu lulus uji emisi bisa tercapai. Contoh lain
adalah saat terjadi tragedi Xenia yang menjatuhkan korban cukup banyak,
beberapa orang warga menaburkan bunga tujuh rupa di tempat kejadian
perkara mengerikan tersebut. Sesungguhnya, apa misteri bunga 7 rupa ini?
Apakah Anda sudah mengetahui hal tersebut sebelumnya?
Banyak yang menganggap bahwa khasiat bunga tujuh rupa ini lebih ampuh
dari apa yang disyariatkan oleh Allah SWT. Syariat itu sendiri berisi
doa bahwa umat Muslim memohon kebaikan Allah dan minta perlindungan dari
segala keburukan kepada Alah Yang Maha Esa. Banyak juga yang menganggap
bahwa ritual ini lebih dahsyat pengaruhnya untuk mengusir roh-roh jahat
seperti setan atau bahkan jin. Padahal, banyak sekali doa dari Nabi
Muhammad SAW dalam beberapa versi yang sudah pernah diajarkan.
Oleh karena itu, terdapat pertanyaan utama untuk orang-orang yang sangat
percaya terhadap macam bunga tujuh rupa ini. Pertanyaan tersebut adalah
apakah mereka memiliki persembahan selain apa yang disyariatkan Allah
Maha Penyayang sesuai dengan aturan agama Muslim? Pertanyaan ini sudah
muncul sejak dahulu dan selalu berputar-putar karena masih banyak yang
percaya pada kekuatan bunga tujuh rupa ini. Padahal, jika mereka memang
hanya menyembah Allah Sang Pemberi, mereka pasti akan mengikuti syariat
Allah saja dan bukan ajaran lain meskipun hal itu sudah dianggap
tradisi. Mengikuti ajaran lain ini sudah berarti orang tersebut memiliki
sesembahan lain. Jika memang selama ini hal kembang tujuh rupa
terdengar sepele, jangan lagi berpikir demikian karena dalam Muslim ini
bukanlah hal sederhana.
Ibnu Katsier pernah menafsirkan ayat Al Quran yang berbicara mengenai
sesembahan lain ini. Orang yang percaya pada misteri tidak jelas itu
berarti tidak mengikuti agama Muslim yang lurus, melainkan sudah
melenceng. Manusia yang seperti itu berarti sudah mengikuti syariat dari
bukan Tuhan, bisa setan, jin, atau bahkan buatan manusia sendiri. Salah
satu buktinya adalah manfaat bunga tujuh rupa yang salah besar.
Sebagian besar dari kita mungkin sudah pernah dengar momen dukun
mendapat wangsit lalu wangsit tersebut dijadikan patokan dalam ritual.
Ritual itu selanjutnya menjadi sangat populer di tengah-tengah
masyarakat, termasuk umat Muslim. Berhubungan dengan wangsit kembang
tujuh rupa, pernyataan Ibnu Katsier ini benar adanya.
Sudah rahasia umum bahwa sumber wangsit itu sendiri adalah setan atau
jin yang merupakan makhluk sangat dihindari dalam agama Islam karena
menentang Allah Ta’ala. Hal ini sesuai juga dengan surat Al An’am di Al
Quran bahwa bagi tiap nabi, diciptakan musuh berupa setan manusia dan
jin. Mereka akan membisikkan sesuatu yang terdengar indah, padahal
sesungguhnya menipu. Jadi, di zaman modern ini sudah sepatutnya tradisi
mandi bunga tujuh rupa atau menaburkannya dihilangkan, jika memang hal
itu berhubungan untuk mendapat ridha Allah. Sebaliknya, percayai Allah
saja dan perhatikan baik-baik apa yang telah diajarkan Allah untuk
seluruh umat Muslim. Sekian artikel mengenai misteri bunga tujuh rupa
ini, semoga bermanfaat.
Sumber : kumpulanmisteri.com

0 komentar:
Posting Komentar