Setelah pernikahan, seorang suami dan istri harus mengetahui tanggung
jawabnya satu sama lain. Misalnya suami memiliki tanggung jawab untuk
menafkahi istinya, sedangkan istri memiliki tanggung jawab untuk
mentaati suaminya. Disamping mentaati dan melayani suami, ternyata ada
beberapa hal yang tidak boleh dilakukan istri, karena dapat
mengantarkannya pada api neraka.
Terdapat 3 hal yang dapat menjerumuskan istri ke siksa neraka sehingga
harus dihindari oleh setiap wanita. Selain perbaikan diri melalui diri
sang istri, tapi sang suami juga harus bisa membimbing istrinya dalam
kebaikan. Semakin berkembangnya zaman membuat tiga perkara ini justru
dilakukan oleh banyak wanita.
1. Kufur pada kebaikan yang telah dilakukan suaminya
Beberapa istri selalu menuntut suaminya untuk membelikan ini dan itu,
dan harus memenuhi setiap keinginannya. Hal inilah yang sering menjadi
alasan utama seorang suami melakukan perbuatan yang dilanggar, seperti
korupsi, menipu, mencuri atau kejahatan lainnya. Tujuan utama mereka
adalah ingin membahagiakan sang istri meskipun caranya yang salah.
Rasulullah pernah bersabda bahwa beliau melihat Neraka yang tidak pernah
dilihat sebelumnya dan di tempat itu terdapat banyak wanita. Kemudian
salah satu sahabatnya bertanya mengapa demikian. Rasul pun menjawab
bahwa wanita itu masuk neraka karena mereka telah kufur pada suaminya,
kufur pada kebaikan yang ada. Perilaku kufur ini dapat membuat mereka
menjadi istri calon penghuni neraka. Oleh karena itu, seorang wanita
haruslah patuh dan taat pada sang suami. Karena setelah menikah, istri
menjadi tanggung jawab suaminya.
2. Tabarruj atau berdandan secara berlebihan
Salah satu kewajiban seorang istri adalah berpenampilan menarik dan
cantik sehingga dapat dijadikan ibadah yang pahalanya besar. Namun, jika
istri berdandan secara berlebihan dengan tujuan ingin mendapatkan
pujian dari orang lain maka inilah yang harus dihindari. Allah SWT telah
berfirman bahwa wanita diharuskan untuk menjulurkan jilbabnya sampai
menutupi dada dan tidak memperlihatkan perhiasan atau bahkan membuat
gemerincing pada perhiasannya karena mereka akan menjadi istri penghuni
neraka.
3. Durhaka pada sang suami
Kewajiban seorang istri adalah patuh dan menghormati sang suami karena
ia adalah kepala rumah tangga yang mengatur keberjalanan rumah
tangganya. Namun, terdapat sebagian wanita yang melakukan kedurhakaan
pada suami. Kedurhakaan merupakan salah satu ciri istri ahli neraka. Ada
tiga bentuk durhaka, yakni:
a. Durhaka dalam perbuatan
Sebagai seorang istri, seharusnya kita bersikap lemah lembut pada suami.
Durhaka dalam perbuatan ini dapat berupa kekerasan fisik, tidak
melayani suami, atau melakukan hal-hal yang tidak disukai oleh suami.
b. Durhaka dalam ucapan
Ucapan bagaikan pedang yang memiliki dua mata, yakni dapat membunuh
lawan atau membunuh diri kita sendiri. Oleh karenanya, kita perlu
menjaga ucapan paada setiap orang, terlebih pada sang suami. Durhaka
dalam ucapan ini dapat berupa kebohongan, berbicara kasar pada suami,
atau mencaci maki suami.
c. Durhaka dalam ucapan dan perbuatan
Jenis ketiga ini adalah jenis yang paling buruk karena melakukan
kedurhakaan dalam ucapan sekaligus perbuatan. Hal ini dapat berupa
cacian dan tidak melayani sang suami sesuai tanggung jawabnya.
Berdasarkan penjelasan di atas, seorang wanita harus lebih berhati-hati
dalam bertindak. Islam telah mengatur apa saja yang boleh dilakukan dan
yang tidak boleh. Sebagai seorang istri, kita harus mempelajari terlebih
dahulu hak dan kewajiban yang harus kita lakukan. Terdapat beberapa
perkara yang memang tidak diperbolehkan bagi seorang istri sehingga kita
harus bisa menempatkan diri sesuai yang diajarkan dalam Islam.
Sumber : kumpulanmisteri.com

0 komentar:
Posting Komentar